Rabu, 15 Juli 2020

jiwa yang tuli

Apa yang bisa kita pelajari dari tanah yang sudah membisu. Atau gedung gedung yang kaku. Atau kita sudah tuli nyinyai embun pagi hingga tak terdengar lagi.
Ataukah mungkin hati kita sudah menjadi baja sehingga sinar sangsurya taklagi bermakna.

Sabtu, 11 Juli 2020

Ayo muthala'a maning ngaji pergerakan kanapa hari ini kita hadir di dalam organisasi ini? Ada dan mau aktif dalam jami'iyah ini? Dan saya Yaqin pasti jawaban yang akan dilontarkan adalah 
1. Karena ridho Allah atas kuasanya yang telah mempertemukan kita dg organisasi atau jami'iyah.
2. Ada nilai nilai kebaikan di dalamnya untuk diri kita. Orang lain  agar menjadi manusia yg lebih baik. Baik dalam  dunia maupun akhirat. 
Terkai tentang pergerakan sudah sangat jelas beberapa tokoh tokoh pejuang baik tokoh pejuang nasional dari Bung Karno Bung Hatta dll. Tokoh agama mba Hasyim kiai Wahab gusdur dll. Mereka adalah tokoh pejuang2  yang telah  memperjuangkan kita hingga saat ini kita masi hidup dalam kemerdekaan bagaimana jika kita hidup Masi dalam perperangan dan penjajahan. 
Dengan aktif di organisasi atau jami'iyah secara otomatis kita pun lgi berjuang mempertahan semangat perjuangan para pahlawan dulu. 
Realitas adalah lawan  kita untuk menjadi manusia idealis keangkuhan kesombongan hancurkan lah. Terus berjalan samangat perjuangan tak boleh pudar dalam keadaan apapun. 
Dan suatu saat nanti kita juga  ikut menjadi tokoh sejarah yang di bicarakan oleh anak cucu kita.
Suwun🙏🏻🙏🏻

semangat pergerakan

Dalam pergerakan jami'iyyah organisasi ada perbedaan pendapat sudut pandang yang berbeda bahkan gaya nalar berfikir yang tidak sesuai pun hal yang biasa terjadi pada hakekatnya sama bertujuan baik. Baik untuk diri sendiri maupun organisasi tersebut. 
Contoh organisasi NU terbesar saat ini di Indonesia dan di akui dunia atas gerakannya bukan semata mata simsalabim turus jadi besar hingga saat ini, di dalam ada proses panjang termasuk Kiai Wahid Hasyim putra dari kiai Hasyim Asy'ari yg konon salah satu tokoh pendiri NU. Kiai Wahid Hasyim tidak semerta2 langsung masuk NU padahal ayahnya pendirinya. Butuh 10tahun beliau masuk NU setelah perjalanan panjang kiai Wahid Hasyim baru masuk dalam Nu.
Dari kesimpulan cerita tadi kita bisa ambil pelajaran bahwa dalam organisasi butuh kesabaran butuh perjuangan waktu tenaga pikiran bahkan materi (Duit) itu hal yang wajar jangan melihat hari ini atau besok tapi lihatlah beberapa tahun kemudian anak cucu kitalah yang meresakan hasil jerih payah kita.
Merenung boleh menjauh dari itu untuk sementara boleh tapi jangan terlalu larut kedalam. Semangat perjuangan itu tidak boleh pudar semangat untuk menjadi diri pribadi yang baikpun tidak boleh pudar. Semuanya butuh proses terus saja berjalan kedepan adalah tantangan kita hari ini kita persiapkan untuk masa depan yg lebih baik.
Suwun
#alarif

Rabu, 03 Juni 2020

ilmu

ilmu dan pengetahuan. 
mungkin malam ini tidak akan membahas devinisi dari keduanya yg jelas kedua suku kata tersebut suatu hal yang tidak boleh lepas dari kehidupan kita keduanya adalah jalan penerang dalam hidup ini baik dunia maupun akhirat. bahkan untuk mencapai klimaks mencintai Tuhan tidaklah lain dengan ilmu  
maka jadikanlah ilmu itu menjadi skala prioritas dalam hidup karena ilmu adalah cayaha, dan bahkan pada masa puncak kejayaan islam tarolah zaman Abbasiyah Meraka berjaya salah satunya dengan ilmu dengan banyaknya bermunculan dari tokoh cindikiwan ilmuan budayawan termasuk juga ahli siasat atau politik. begitu juga dengan barat eropa romawi yunani mereka berjaya dengan ilmu pengetahuannya banyak tekhnologi tekhnologi di temukan filsafat ilmuan karena barat dianugerahkan oleh Tuhan dengan kemampuan rasional nya dengan akal gaya berfikir  modern.

sebagai bahan mukhasabah bahwa ilmu adalah sentral dari kehidupan kita yg tidak bisa lepas dari lahir hingga mati.

#alarif

Selasa, 02 Juni 2020

mukhasabah

bengi bengi enak.e ngopi ngudud syukur syukur bisa ngerenung sambil intropeksi diri sabagai wawasan tambahan ambir aja ngerasa ambyar lan ragu ngalakoni urip ning jam'iyyah atau organisasi.
karena setiap apa yg kita kerjakan kita lakukan pasti ada dampaknya baik atau buruk itu bagaimana apa yang kita kerjakan bisa dirasaat ini besok maupun yang akan datang. terkait baik dan buruk apa yang kita kerjakan logikanya seperti ini ketika kita menanam bibit padi pasti akan tumbuh menjadi padi bukan pohon jati, ketika kita tanam kebaikan maka hasilnya akan baik pula begitu juga sebaliknya. 
maka yakinilah apa yang kita kerjakan saat ini adalah suatu kegiatan yang baik maka peliharalah karena itu sebagai jalan agar hidup kita lebih baik. 
sebagai tambahan apa yg di sampaikan oleh jalludin Rumi semua mahluk bergarak terlebih manusia mencari yang  di inginkan hidupnya yaitu ingin hidup lebih baik ingin senang dan bahagia. baik di dunia maupun akhirat nanti. sekalipun pembunuh tukang korupsi karena ingin hidup lebih baik pengen bahagia cuma cara mereka melanggar aturan agama.
apa yg bisa di ambil dari cerita di atas?
bahwa hidup kita pengen baik pengen seneng dan bahagia secara ukhrawi maupun akhirat maka merepatlah dengan kekuatan yang maha baik yang mempunyai sifat rohman dan rohim yang maha indah yang membuat kita senang dan bahagia ketika melihat-Nya. 
siapa dia? ALLAH SWT.🤲🤲 aminn

Sabtu, 23 Mei 2020

idul fitri

jika ada pertemuan maka sudah pasti akan tiba perpisahan hanya air mata lah yang mampu berbicara mewakili jasad yang lemah, setalah bercengkrama satu bulan lamanya kenangan terukir indah seakan tak mau pisah engkaulah Ramadhan yang  penuh akan berkah kini takbir berkumandang dimana-mana bahagia akan fitrahnya namun berat meninggal kan Ramadhan yang mulia.
#alarif

Jumat, 22 Mei 2020

cinta tak bertepi

tak seharum apa yang di pikirkan
aku tersered oleh cinta yang tak bermuara rindu sebatas kayu yang menyapa kobaran api. wanita yang selama ini dalam sanubari tidak berujung bertepi.
dia telah pergi  bersama gelombang samudra menyatu dalam ombak laut lepas manari dengan ria gembira bersama angin pesona cinta.
kaulah percikan cahaya mentari terbingkai elok bidadari yang aku jumpai di tengah gerlap bintang di bawah rembulan, senyum sapa mu terlempar tak sengaja menerjang dada hingga Qolbu terdiam seribu bahasa, aku larut dalam senyuman manis mu yang membuat aku menjadi gila menunggu engkau kembali di pantai bersama camar saat senja tiba.
hingga saat gelap telah tiba tak sedikitpun pandangan  ubah melihatnya saat ombak mendesir menyisiri pantai berharap engkau kembali dengan penuh keajaiban malenjamak tangan ini lalu kau bawa terbang. itu semua hanya mimpi siang bolong yang tidak berujung dan tak semanis apa yang difikirka.
aku bukan Qais yang jatuh cinta pada Layla ataupun habibi dan ainun hanya terpisahkan oleh usia saja. 

Engkau telah melangkah jauh dalam dalam berjalan menghabiskan usia muda mu dengan penuh perjuangan mencari ilmu adalah bukti keseriusan.